Sabtu, 19 April 2014

AKHLAK


Akhlak merupakan suatu perbuatan dan sifat yang terdapat pada diri seseorang manusia.
Seseorang itu dikatakan baik jika dia memiliki akhlak yang baik dan terpuji dengan melakukan suatu kegiatan yang mana kegiatan tersebut merupakan suatu perintah yang muncul dari dirinya sendiri tanpa ada paksaan dan tanpa melakukan banyak pertimbanga, dan seseorang itu dikatakan buruk jika memiliki akhlak yang buruk.
Sesuai yang di uraikan oleh imam Al-Ghazali : “akhlak adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa manusia yang dapat melahirkan         suat perbuatan yang mudah dilakukan, tanpa terlalu banyak melakukan pertimbangan dan pemikiran yang lama”
Seseorang di katakan memiliki akhlak yang baik ketika orang tersebut melakukan perbuatan yang mana perbuatan tersebut telah di contohkan oleh Rasulullah S.A.W karena pada dasarnya Rasulullah di utus oleh Allah kepada umat manusia hanya untuk menyempurnakan Akhlak, sebagai mana yang didalam hadis Rasulullah yang di riwatkan oleh Imam Ahmad “ sesungguhnya aku(Muhammad) di utus semata-mata untuk menyempurnakan Akhlak. Karena pada saat Rasulullah di utus di kalangan kaum arab atau kaum bani israil, akhlak kaum bani israil pada saat itu sangat buruk karena kaum bani israil lebih banyak memiliki sifat-sifat tercela dari pada sifat-sifat terpuji.
Rasulullah di utus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak. Pertanyaan.nya kenapa hanya Rasulullah yang di utus untuk menyempurnakan akhlak.??
Kenapa bukan pada Rasul atau Nabi tedahulu.?
Apakah Nabi terdahulu belum memiliki Akhlak yang mulia.?
Semua pertnyaan itu pasti muncul dalam benak otak kita. Kenapa bisa terjadi sedemikian, karena Rasulullah adalah rasul penutup, rasul akhir jaman, tidak ada rasul setelahnya dan paling utama adalah akhlak terpujia Raslullah merupan seluruh isi alQuran dan Allah memuji Akhlak rasulullah dalam ayat-ayat alquran.
Akan tetapi pada saat ini banyak dari umat Rasulullah yang kurang meneladani Akhlak Rasulullah, karena merepa berpikir bahwa dengan merayakan hari Maulid Nabi merupakan suatu cara untuk meneladani Akhlak Rasulullah. Akan tetapi muncul suatu pertnyaan apakah cukup dengan merayakan hari Maulid Nabi itu kita sudah meneladani Akhlak rasulullah.?
menurut saya tidak, karena perayaan Maulid Nabi pada saat ini hanya melakukan sebuah upacara baik berupa pesta maupun yang lainnya.
Akhlak merupakan perbuatan yang baik dalam diri kita maka dari itu tidak cukup bagi kita untuk melakukan perayaan Maulid Nabi sebagai contoh dalam meneladani Akhalak Rasulullah karena perbuatan itu kita lakukan setiap hari dn setiap saat sedangkan perayaan Maulid Nabi hanya 1 tahun sekali.
 Akhlak juga bisa dikatakan moral atau etika. Tergantung dari sisi kagunaan dan pengertian dari tiap individu menghatikan fungsi da manfaatnya. Karena akhlak adalah suatu perbuatan yang dapat kita lakukan tanpa di pertimbangkan lagi maka moral dan etika bisa di katakan suatu perbuatan yang kita lakukan dalam kehidupan masyarakat atau sosial atau bisa disebuat adat istiadat. Adat istiadat disini bukan berarti kita melakukan suatu perbuatan sesuai orang orang terdahulu, akan tetapi adat istiadat adalah perbuat yang kita lakukan secara individual tanpa ada paksaan dari orang lain yang mana perbuatan tersebut dapat diterima di lingkungan sosial
Akan tetapi Akhlak islami beerbeda dengan moral dan etika. karena Akhlak islami bersumber dari baik buruknya di nilai dari perbuatan kita. Baik dan buruk yang di nilai merupakan dalam norma agama maupun ajaran islam merupakan penilaian yang mutlak yang di ajarkan dalam agama islam yaitu alQuran dan Sunnah Rasulullah.
Maka dari itu Akhlak islami merupakan suatu hak paten atau suatu perilaku yang tetap dan mutlak dari ajaran islam dan tidak dapat di gontak gantik. Karena menurut dari sumbernya bahwa akhlak islami adalah suatu perbuatan yang bersifat tetap dan berlaku untuk selama masa hidup sedangkan moral atau etika hanya berlaku di tempat tertentu sesuai dengan kebiasaan dari dati tempat tersebut dan disuatu masa
Ketika berbicara tentang akhlak maka muncul suatu pertanyaan, Apakah akhlak itu hanya berlaku untuk manusia ?
Apakah akhlak itu tidak berlaku untuk Sang Khalki (Allah) ?
Dari definisi Akhlak sendiri kita pasti sudah mengetahui lingkaran atau perbedaan akhlak itu sendiri. Akhlak yang ada pada diri manusia berlaku untuk semua baik Akhlak kepada Allah, Rasul, Orag tua, kerabat dll. Semua itu di bedakan menurut dari fungsi dan cara berakhlak baik kepada masing-masing. Orang dikataka berakhlak ke pada Allah jika orang tersebut telah mensyukuri nikmat yang di berikan oleh Allah serta bertawakal dan berserah diri kepada Allah. Berserah diri yang saya maksud disini bukan berarti ketika kita ingin melakukan suatu kegitan akan tetapi gagal maka langsung berserah diri. Bukan hal itu yang saya maksud berserah diri, yang di maksud dari berserah diri adalah melakukan suatu kegiatan hanya semata-mata diniatkan demi Allah dan ketika suatu kegitaan itu gagal, tidak di tinggalkan begitu aja tetapi berdoa dan memohon pertolongan serta memohon kemudahan dari Allah karena hakikat dari seorang manusia adalah orag yang lemah.
Ketika kita berbicara Akhlak kepada Allah, Rasul dan Orang tua itu tidak akan ada kata berhenti, karena banyak sekali Akhlak yang baik kepada Allah dan manusia yang jika di bahas secara rinci. Akhlak kepada manusia itu berbeda dengan kepada Allah karena sifat Allah adalah sang Khalik. Akhlak seorang manusia kepada Manusia yang lain juga berbeda. Tergantung dari kebutuha masing- masing .
Contoh Akhlak seorang manusia kepada Rasulnya itu berbeda dengan Akhlak seorang kepada Orang tuanya. Semua itu telah di bahas panjang lebar dalam akquran dan Assunah (Hadist). Akhlak kepada Rasulullh berupa menikuti sunnah sunnah beliau sedangkan Akhalk kepada orang tua berupa tidak berkata kasar kepada orang tua.        
Akhlak islam juga mengatur kehidupan sosial sorang manusia. Karena pada hakikatnya manusia di lahirkan bukan untuk hidup individu akan tetapi manusia dilahirkan untuk dapat hidup dalam diunia sosial atau biasa disebut masyarakat.
Selain Akhlak kepada Allah, Rasul dan Orang tua serta kerabat, Ada juga Akhlak terhadap lingkungan sosial seperti kepada masyarakat maupun lingkungan sekitar. Karena dalam kehidupan masyarakat kita pasti berinteraksi dengan yang lain dan bahkan kita juga berinteraksi dengan hewan maupun tumbuha karena itu dalam islam mengatur tentang semua itu.
Ketika kita berjalan kaki dan dalam perjalanan itu kita menemukan sebuah paku di jalan dan ketika paku itu kita singkirkan maka kita telah melakukan suatu perbuatan baik, dan ketika kita menemukan seekor anjing yang sedang kehausan dan kita memberikan minum kepada Anjing tersebut itu juga perbuatan baik, ketika kita bertemu dengan orang non muslim dan kita melakukan interaksi yang baik denganya maka itu juga baik. Semua itulah yang di namakan Akhlak pada sosial yang di ajarkan dalam dunia Islam



Tidak ada komentar:

Posting Komentar